banner 728x250

Jokowi: 22 Juta Warga Terima Bantuan Beras

Jokowi: 22 Juta Warga Terima Bantuan Beras dalam Upaya Mengatasi Kenaikan Harga Pangan Global

banner 120x600
banner 468x60

Viahub.id, Buntok – Presiden RI Joko Widodo mengumumkan bahwa 22 juta masyarakat Indonesia kini menerima bantuan cadangan beras. Pengumuman ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya di kantor cabang pembantu Bulog Buntok pada Kamis, 27 Juni 2024.

“Sebanyak 22 juta warga mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan,” ungkap Presiden Jokowi.

banner 325x300

Penerima Bantuan

Bantuan ini ditujukan kepada tiga kelompok utama: Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Non-PKH.

Stok Beras Nasional

Jokowi menyatakan bahwa stok beras cadangan nasional yang dikelola Bulog mencapai 1,7 juta ton. Di KCP Bulog Barito Selatan sendiri, stok saat ini sebesar 1.500 ton.

Kenaikan Harga Pangan Global

Presiden Jokowi juga menyoroti kenaikan harga pangan global, terutama beras dan gandum. “Di seluruh dunia, harga pangan, terutama beras dan gandum, naik karena produksinya turun,” ujarnya.

Penyebab Penurunan Produksi

Penurunan produksi ini, lanjut Jokowi, disebabkan oleh gelombang panas dan kekeringan yang berkepanjangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi ini memengaruhi pasokan pangan global, sehingga harga melonjak.

Upaya Meningkatkan Produksi

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi pangan. “Kita terus menggenjot agar produksi naik. Kalau produksi naik dan panen lebih banyak, harga pangan pasti akan turun,” jelas Presiden.

Komitmen Pemerintah

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan harga agar petani tetap mendapatkan keuntungan dan harga di pasar tetap terjangkau. “Ini tidak mudah, tapi kami akan terus berupaya,” tambahnya.

Interaksi dengan Warga

Sebelumnya, Presiden sempat berinteraksi dengan warga yang menerima bantuan cadangan beras. Ia menanyakan apakah mereka sudah menerima bantuan dari Januari hingga Mei 2024. Para penerima bantuan menjawab kompak bahwa mereka sudah menerima bantuan tersebut. Setelah Juni, mereka akan menerima lagi dari Agustus hingga Desember.

Penutup

Dengan adanya program bantuan ini, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan global dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup. “Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan berkelanjutan,” tutup Presiden Jokowi.(am)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *