banner 728x250

Terungkap: Pegawai PT KAI Tulis Alasan Tragis Sebelum Bunuh Istri dan Diri Sendiri

Viahub.id
Suami bunuh istri di Pulogadung Jakarta Timur telah ditangkap. Pelaku Andika Ahid Widianto (26) membunuh istrinya Rizky Nur Arifahmawati (27).
banner 120x600
banner 468x60

Viahub.id, – Dengan tangan bergetar memegang pensil, seorang pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) menulis alasan di balik pembunuhan istrinya sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.

Polisi telah menangkap Andika Ahid Widianto (26), seorang pegawai PT KAI, yang diduga kuat menganiaya istrinya, Rizky Nur Arifahmawati (27), di rumah kontrakan mereka di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (30/6/2024) siang.

banner 325x300

Sebelum penangkapan, warga sempat menginterogasi Andika. Menurut Hendra, sekretaris RT setempat, kondisi jasad Rizky menunjukkan luka parah di wajah akibat penganiayaan hebat.

“Sempat ditanya berapa kali dibenturkan ke tembok. Korban langsung muntah darah,” ujar Hendra.

Pertengkaran suami istri ini berujung tragis. Pelaku berada di dalam kontrakan bersama anak perempuan mereka yang berusia sekitar 8-10 bulan saat kejadian.

Warga menemukan buku dengan tulisan tangan Andika yang menjelaskan motif pembunuhan ini. “Ada buku yang sudah agak sobek tapi masih ada sampulnya. Katanya (Andika) buku itu berisi kronologi pengakuan saya,” ungkap Hendra.

Andika menulis dengan pensil sebelum membunuh istrinya. “Saya coba baca, tapi tulisannya kurang jelas, mungkin pas nulis lagi gemetar. Mungkin motifnya ada di situ. Katanya dia menulis,” tambahnya.

Dugaan sementara mengungkap bahwa Andika menganiaya Rizky karena ingin bercerai. “Katanya sudah mengurus berkas-berkas ke pengadilan, tapi ditolak karena ada berkas yang kurang. Katanya biar dilengkapi dulu,” ujar seorang sumber.

Nenek Korban Ungkap Sisi Gelap Rumah Tangga Andika dan Rizky

Haryati, nenek Rizky Nur Arifahmawati, mengungkap sisi gelap kehidupan rumah tangga cucunya. Rizky, atau biasa disapa Kiky, ditemukan tewas di kontrakannya pada Senin (1/7/2024) oleh warga setempat.

Warga mendengar suara gaduh dari dalam tempat tinggal Kiky yang berujung pada pembunuhan oleh suaminya. Rizky ditemukan tewas bersimbah darah tanpa busana, sementara Andika terbaring di atas kasur bersama anak mereka yang baru berusia 8 bulan, tak jauh dari jasad Rizky.

Menurut Haryati, sebelum pembunuhan terjadi, Andika kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Rizky. Bahkan, Andika pernah menyekap Rizky di kontrakan mereka.

“Sebelumnya udah pernah KDRT juga cuma enggak sampai keterlaluan. Kayanya suaminya ada kelainan, pernah disekap juga di kontrakannya,” kata Haryati pada Selasa (2/7/2024).

Meskipun sering mendapat perlakuan kasar, Kiky tetap bertahan dan tidak mau pulang ke rumah orang tuanya di Perumnas 1, Kota Bekasi, meskipun sudah disuruh berkali-kali.

Keluarga mengetahui kondisi kehidupan rumah tangga Kiky yang sudah tidak harmonis, namun Kiky tetap bertahan hingga akhirnya berujung pada tragedi ini. “Cucu saya itu enggak kapok-kapok, sudah dibilangin jangan balik ke kontrakan lagi tapi masih balik, mungkin masih cinta,” ujar Haryati.

Kini, keluarga telah pasrah menerima takdir dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib agar pelaku dihukum. “Kita harus ikhlas, ridho, dan berdoa agar korban diterima di sisi Allah. Kita serahkan ke pihak berwajib untuk menanganinya,” tegas Haryati.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *